Thursday, October 28, 2004

Not all Printer Created Equal

Gue seneng dech, ama judul postingan gue kali ini. Kesannya diskriminatif gimana gitu. Sebenarnya gue mau cerita soal pengalaman gue dengan sebuah printer.
Printer tersebut merk-nya HP(Hewlett Packard), tipe-nya LaserJet 1010. Ini printer kelas murah, low-end dech. Harganya nggak mahal. Cuman gara-gara murah, nggak dilengkapi apa-apa. Konektivitas yang disediain USB dan hanya USB. Jadi bagi yang masih pake kompie tanpa port USB dan cuman punya port Paralel dan port Serial, siap-siap aja upgrade komputer, kalo mau make printer ini.
Komentar gue, waktu pertama kali lihat printer ini adalah: "kecil ya, mirip printer inkjet". Beda banget ama printer LaserJet 1000, yang legendaris itu! Kalo LaserJet 1000, fisiknya gede, seperti seharusnya fisik sebuah printer laser.
Sekarang soal pengalaman gue tentang printer ini. Mungkin ada baiknya gue jelasin dulu environment kerja gue. Jadi gini, printer tersebut gue colokin ke kompie dengan OS Fedora Core 2. Untuk instalasi, nggak ada masalah sama sekali. Gue colokin, trus langsung ke-detect, trus udah bisa langsung gue add printer pake printconf, trus udah bisa print test page dengan mulus.
Sekarang soal penggunaan printer ini sehari-hari. Awalnya sich OK, gue baru aja selesai bikin 42-pages report dan bisa print dengan lancar. Trus report gue dikoreksi ama bos gue, trus dibalikin ke gue untuk finalisasi dan print. Sekarang report tersebut udah jadi 50-an halaman. Setelah semuanya OK, gue coba untuk print lagi.
Tapi apa yang terjadi, dari 50-an halaman yang seharusnya ter-print, yang keluar dari printer tersebut cuman secarik kertas, dengan pesan error!:O Something about PCL Identity not Recognized.
Gue panik! Soalnya itu report udah musti gue submit! Trus gue coba troubleshooting, coba print lagi, masih error yang sama. Coba shutdown openoffice dan kemudian restart openoffice, masih error yang sama. Trus, printernya gue remove dan gue add lagi, masih error yang sama. Gue musti ngapain dong! Trus gue kepikiran, kalo pertama kali bisa, dan dari segi software dah coba "restart", berarti sekarang tinggal dari segi hardware. Gue coba restart printer-nya, dan voila! Semuanya berjalan dengan lancar! Fiuh.....!
Report tersebut gue submit ke bos, setelah itu gue ngerjain report yang lain. Kali ini 30-an lembar. Trus report tersebut gue print, and the same error occured! Berkaca dari pengalaman, gue coba restart printernya, dan sekali lagi voila! Everything worked! Jadi gue ambil kesimpulan, tiap kali mau nge-print, printernya kudu di-restart.
Tapi kenapa begitu ya? Jawabannya gue temuin pada notes untuk driver HP LaserJet1010 pada CUPS. Di situ disebutkan penyebabnya kemungkinannya ada dua hal:
  1. printer seri tersebut perlu driver khusus
  2. printer seri tersebut ada bug pada firmware-nya
Trus ada kata-kata "this printer is not recommended for buying".
DAMN!!! I miss Printer HP seri LaserJet 1000!

Friday, October 22, 2004

New Switch Hub

hm... sudah lama juga ya, gue nggak ngisi blog gue ini. Ada beberapa hal yang bikin gue nggak sempet ngisi blog gue. Kalo kata kerennya, excuses.:P Nah, kita mulai dengan excuses yang paling sering dipake dulu. Sibuk! Basi ya! Ya begitulah. Akhir-akhir ini gue sibuk banget. Gue lebih sering berada di tempat client gue. Gue jarang banget ada di kantor.

Trus sekarang kita bicarain soal excuse yang lebih teknis. Masalah connectivity. Di kantor gue, network berasa lambat banget! Buat fetch email secara POP3 dari server lokal aja, bisa ber-jam2! Gue penasaran jadinya. Kenapa begitu?

Setelah gue telusuri, ternyata masalahnya ada pada hub. Hub yang menghubungkan ruang kantor gue dengan jaringan network, sepertinya sudah harus diganti. Itu hub emang udah lama. Udah itu, mereknya merek murah.

Tadi hub tersebut udah diganti dengan switch hub merek terkenal. Hasilnya wush....wush..... koneksinya jadi lancar banget!:D Ternyata kadang-kadang worth it juga beli merek mahal!:D :P

Friday, October 08, 2004

Monopoli

Gue beberapa kali sempet ikut terlibat dalam lelang pengadaan barang dan jasa di beberapa instansi. Salah satu hal yang mengemuka dalam pelelangan-pelelangan tersebut adalah semangat anti monopoli.(atau ketakutan dicek ama komisi persaingan usaha bebas ya?:-\ :P) Pada spesifikasi yang dikeluarkan, sedapat mungkin tidak mengacu pada satu vendor/merek tertentu. Bahkan gue pernah tahu, ada instansi, yang "terpaksa" menurunkan spesifikasi permintaan barangnya, agar minimal ada dua vendor yang bisa ikut berkompetisi.

Namun, gue juga mengamati hal yang "aneh" dan bertolak belakang dengan tema anti monopoli. Setiap kali ada pengadaan komputer "client", pasti spesifikasinya menyatakan
Microsoft Windows untuk keperluan sistem operasinya. Ada apa ini? Bukankah ini juga merupakan salah satu bentuk monopoli? Yang lebih mengherankan lagi, dalam pembahasan spesifikasi, tidak ada yang pernah protes dengan hal ini.

Apa Microsoft Windows udah sinonim dengan Sistem Operasi buat Client? Itu lo, model Aqua sinonim dengan air minum dalam kemasan, ataupun Odol dengan tapal gigi.

Apa mereka nggak pada tahu, ada Sistem Operasi lain? Ada Linux, BSD, Solaris, Mac OS...

Jadi bingung!

Thursday, October 07, 2004

We're Moving

Yups! Gue pindahan! Gue pindah ke meja yang lebih besar, dan ruang yang lebih besar. Apakah ini promosi? Sayangnya bukan!:D Ini cuman pindah meja doang! Kenapa pindah meja? Soalnya meja gue mau dipake. Kepindahan gue ini jadinya membuat gue sadar, betapa pesatnya perkembangan kantor gue. Kantor gue, sampe hari ini, sudah pernah menempati 3 gedung. Tiap kali pindah gedung, pasti pindah untuk cari ruangan kantor yang lebih gede.
Pengen tahu seberapa gede ruangan kantor gue, jika dibandingkan dengan ruangan kantor gue di tempat lama? Ruangan gue sekarang, segede seluruh ruangan kantor gue di gedung yang pertama!!!:O Jadi kebayang khan, betapa gedenya ruangan kantor gue yang sekarang!? Kebayang khan betapa pesatnya perkembangan kantor gue?!

And you know what, we achieve that in only three years!
And there's still much room to grow even larger. Just wish me luck guys!

Wednesday, October 06, 2004

Damn USB Flash Drive!!!

Tadi siang, pas lunch, gue beli USB Flash Drive di Mal Ambasador. Merek-nya BenQ. Lucu lo! "Kepala"-nya(itu lo, bagian yang dipake buat nyolok ke port USB), modelnya slide. Jadi kalau lagi nggak dipake, bisa di-slide ke dalam. Warnanya biru gelap gitu dech. Kapasitasnya juga lumayan gede, gue pilih yang bisa muat 256 MB.

Trus kenapa gue pilih BenQ? Alasannya ada dua:
  1. harganya, sesuai bujet gue dech
  2. mereknya sama dengan merek keyboard dan mouse gue.:P
Sialnya itu USB Flash Drive, sepertinya rusak. Device tersebut nggak bisa dikenali, di Windows XP, Windows 2000, sama Linux.
DAMN!!!

Gue sore ini jadinya terpaksa mampir Mal Ambasador dech, buat nukerin.:( Biar nggak terlalu BT entar mau sekalian makan Konro bakar ach, di Tebet! :D