Wednesday, August 31, 2005

to be or not to be

Lagi sering uring-uringan nggak jelas....

Lagi nggak tahu pengennya apaan....

Diomongin nggak ya?

Mau diomongin, takut entar berakhir dengan nggak enak. Kalo dipendam aja, guenya yang nggak enak.

hm.....
to be or not to be, that is the question!

the official soundtrack....

Kaulah Yang Ada Di Hatiku
Maliq & D'Essentials

Ketika kurasakan sudah
Ada ruang di hatiku yang kau sentuh
Dan ketika kusadari sudah
Tak selalu indah cinta yang ada

Mungkin memang ku yang harus mengerti
Bila ku bukan yang ingin kau miliki

Salahkah ku bila
Kaulah yang ada di hatiku

Adakah ku singgah di hatimu
Mungkinkah kau rindukan adaku
Adakah ku sedikit di hatimu
Bilakah ku mengganggu harimu
Mungkin kau tak inginkan adaku
Akankah ku sedikit di hatimu

Bila memang ku yang harus mengerti
Mengapa cintamu tak dapat kumiliki

Kau yang ada di hatiku

Bila cinta kita tak 'kan tercipta
Ku hanya sekedar ingin 'tuk mengerti

Adakah diriku oh singgah di hatimu
Dan bilakah kau tahu
Kaulah yang ada di hatiku

Adakah ku di hatimu

Monday, August 29, 2005

Courious

Pernah naik pesawat? Sadar nggak, kalo biasanya di pesawat, tidak ada kursi dengan nomor kursi 13? Jadi dari kursi nomor 12, langsung lompat ke kursi nomor 14.

Ternyata di Adam Air, ada kursi dengan nomor kursi 13.

Ini buktinya:
Yang lebih seru, sepertinya boarding pass gue adalah boarding pass bekas pakai. Liat aja ada beberapa keterangan yang dobel. Cost saving at the extreme? Nggak tahu dech, yang jelas untuk saat ini, katanya, Adam Air adalah airline termurah untuk tujuan CGK - SUB.

Overall gue selamet kok, walaupun gue duduk di kursi yang katanya kursi sial. Satu-satunya kesialan yang gue alami, adalah gue akhirnya duduk di kursi 13C. Kursi 13C itu di aisle, sementara kursi 13A itu di window. Padahal sebenarnya gue lebih prefer duduk di samping jendela.

Kursi 13A udah keburu diduduki ama orang lain. Sebenarnya gue sich no problem. But it would be nice if that person asked for my permission first! Trus ternyata kursi tersebut nggak bisa di-recline, sama meja lipat di depan gue nggak bisa properly locked. Alhasil gue biarin terbuka aja, sepanjang penerbangan, termasuk saat take-off dan landing. Herannya gue nggak ditegur ama pramugari, para Adam Angels.

hm........